Author's Posts

  • RADIO NU JATIM0

    Tweet!function(d,s,id){var js,fjs=d.getElementsByTagName(s)[0],p=/^http:/.test(d.location)?'http':'https';if(!d.getElementById(id)){js=d.createElement(s);js.id=id;js.src=p+'://platform.twitter.com/widgets.js';fjs.parentNode.insertBefore(js,fjs);}}(document, 'script', 'twitter-wjs'); I am text block. Click edit button to change this text. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.READ MORE
  • Menghidupkan Kembali Humor Gus Dur di Pesantren

    Menghidupkan Kembali Humor Gus Dur di Pesantren0

    Jombang, NU Online Katib Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf menjelaskan penyebab KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) suka humor karena ia produk pesantren. Di dunia pesantren kehidupan santri dan kiai selalu dihiasi dengan humor. Sehingga hal yang rumit bisa diselesaikan di pesantren dengan cara humor. “Gus Dur menjadi fenomenal salah satunya karena humornya yang kuat. Humor

    READ MORE
  • Islam Nusantara, Kekuatan Diplomasi Indonesia di LN

    Islam Nusantara, Kekuatan Diplomasi Indonesia di LN1

    SURABAYA — Ketua Umum PP Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Ali Masykur Musa menuturkan, kehadiran Islam Nusantara sebagai soft diplomasi cukup tepat. Sehingga ada upaya aktif untuk menciptakan perdamaian dunia. “Islam Nusantara juga senafas dengan pancasila,” kata Ali Masykur. Ia memberikan pandangangan dalam Seminar Internasional Islam Nusantara dan Diplomasi Indonesia di Universitas Islam Negeri (UIN)

    READ MORE
  • Kedepankan Program yang Membumi, Ini Tekad Raker PWNU Jatim

    Kedepankan Program yang Membumi, Ini Tekad Raker PWNU Jatim0

    SURABAYA — Nahdlatul Ulama memosisikan diri sebagai organisasi yang berada di tengah umat dan harus mengedepankan program nyata di masyarakat. Eksistensi sebuah organisasi akan tetap dibutuhkan, ketika setiap mampu memberi pelayanan pada kebutuhan umat dan masyarakat. Di sinilah program NU harus membumi dan nyata hadir di masyarakat. NU Pun menegaskan dirinya tetap solid menghadapi pluralitas

    READ MORE