Sembilan Nama Malam Nishfu Sya’ban, dalam Kitab Madza fi Sya’ban

0
898
Bagikan Sekarang

SYARIAH — Pada Rabu malam, 8 April 2020, nanti adalah Malam Nishfu Sya’ban 1441 Hijriah. “Saya mohon maaf lahir dan batin kepada para famili, handai taulan dan semua kawan,” tutur Ust Muchammad Nurul Hadi.

Demikian pula ucapan seperti lebih banyak beredar di media sosial. Karena, dalam Malam Nishfu Sya’ban, merupakan momentum ditutupnya buku catatan oleh malaikat selama setahun lalu.

Guna memahami Malam Nishfu Sya’ban, berikut ada 9 nama indah tentangnya, menurut Sayyid Muhammad bin ‘Alawi al-Maliki.

  1. Laylah Mubarakah (malam keberkahan).

Maksudnya malam ini memiliki keberkahan tersendiri. Karena di malam ini malaikat turun menyertai manusia.

  1. Laylah al-Qismah (malam pembagian).

Artinya bahwa di malam ini semua rejeki dan takdir ditentukan dan dibagikan kepada setiap makhluk-Nya.
Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa pada malam nisfu sya’ban ini baik rejeki, jodoh, maupun pernikahan.

  1. Laylah at-takfir (malam penghapusan dosa).

Artinya bahwa di malam ini dosa manusia selama satu tahun akan diampuni Allah Ta’ala sebab kebaikan yang dilakukan oleh hamba-Nya di malam ini.

  1. Laylah al-Ijabah (malam keterkabulan doa).

Dalam sebuah riwayat dari Ibnu Umar diinformasikan bahwa ada lima malam dimana doa-doa yang dipanjatkan akan terkabulkan; malam Jumat, malam pertama bulan Rajab, malam Nishfu Sya’ban, malam lailatul qadar dan malam dua hari raya; Idul Fitri dan Idul Adha.

  1. Laylah al-Hayat wa ‘iedul malaikat (malam kehidupan dan hari raya malaikat).

Sebagaimana hari raya bagi umat Islam, malaikat juga memiliki dua hari raya yakni malam Lailatul Qadar dan malam Nishfu Sya’ban.

  1. Laylah as-Syafaah (malam syafaat). Abu Hakim an-naisaburi menamakan malam nisfu sya’ban adalah malam diberikannya syafaat kepada umat Nabi Muhammad.
  2. Laylah al-baraah wa laylah as-Shakki (malam pembebasan).

Dinamakan dengan malam kebersihan karena di malam ini orang-orang mukmin dicatat kesuciannya.

  1. Laylah al-Jaizah (malam hadiah).

Imam Taqiyuddin as-Subki menamakan malam nisfu Sya’ban sebagai malam yang dihadiahkan kepada orang-orang mukmin.

  1. Laylah al-Ghufran wal itqi minan niran (malam ampunan dan pembebasan dari api neraka).

Pada malam ini orang-orang beriman akan mendapatkan ampunan dan pembebasan dari api neraka.

Sumber : Kitab Madza fi Sya’ban, karya Sayyid Muhammad bin ‘Alawi al-Maliki.

Leave a reply