Gus Baha’: Keutamaan Surat Al-Mulk, Selamat dari Siksa

Gus Baha’: Keutamaan Surat Al-Mulk, Selamat dari Siksa

Gus Baha menuturkan, dalam sebuah riwayat dari Anas ibnu Malik mengatakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda, sesungguhnya ada seorang lelaki dari kalangan umat sebelum kalian meninggal dunia, sedangkan tiada sesuatu pun dari Kitabullah yang dihafalnya selain Tabarak.

TAFSIR AL-QURAN — KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha’) berkesempatan menyampaikan Tafsir Al-Quran pada Surat Al-Mulk atau Surat Tabarak. Seraya menjelaskan dari Tafsir Ibnu Katsir disebutkan tentang keutamaan Surat Tabarok atau Al Mulk.

“Riwayat yang sahih itu Surat tabarok sebagai pelindung siksa kubur. Surat ini juga disebut surat waqiah yang menjaga dan al munjiah yang menyelamatkan siksa,” kata Gus Baha’, Pengasuh Pesantren Al-Quran, Narukan, Rembang, Jawa Tengah.

Gus Baha menuturkan, dalam sebuah riwayat dari Anas ibnu Malik mengatakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda, sesungguhnya ada seorang lelaki dari kalangan umat sebelum kalian meninggal dunia, sedangkan tiada sesuatu pun dari Kitabullah yang dihafalnya selain Tabarak.

Saat lelaki itu diletakkan di kuburnya, malaikat penanya datang. Maka surat Tabarak menghalang-halanginya hingga malaikat itu berkata:
“Sesungguhnya engkau adalah salah satu dari Kitabullah, dan aku tidak suka membuatmu tidak senang, tetapi aku tidak mempunyai kuasa bagimu, bagi dia dan juga bagi diriku terhadap suatu kemudaratan dan juga suatu kemanfaatan. Jika engkau hendak membela orang ini, maka menghadaplah kepada Allah SWT dan mintalah syafaat dari-Nya buat dia.”

Maka surat itu berangkat menuju ke hadirat Allah SWT, lalu berkata memohon, “YaTuhanku, sesungguhnya si Fulan dengan sengaja memilihku di antara Kitab-Mu, lalu ia mempelajariku dan membacaku serta menghafalku. Maka apakah Engkau akan membakarnya dengan api, sedangkan aku berada di dalam rongganya? Jika Engkau hendak mengazabnya, maka hapuskanlah terlebih dahulu aku dari Kitab-Mu.”

Allah berfirman, “Aku lihat engkau marah.”

Surat itu menjawab, “Sudah seharusnya aku marah.”

Maka Allah SWT berfirman, “Sekarang pergilah kamu, sesungguhnya Aku telah menyerahkannya kepadamu dan Aku memberi izin kepadamu untuk memberi syafaat buatnya.”

“Maka Surat itu kembali dan mengusir malaikat penanya, lalu lelaki itu bangkit dalam keadaan senang hati tanpa mengalami suatu siksaan pun dari malaikat tersebut. Jadi, malah dua malaikat mungkar dan nakir yang jadi tersangka. Mungkar Nakir yang malah diamuk Pengeran (Allah),” kata Gus Baha

Dengan keutamaan itu, Gus Baha menganjurkan umat Islam untuk menghafalkan Surat Al Mulk. “Kalau tidak bisa 30 juz, minimal hafal Surat Al Mulk,” kata Gus Baha’ yang Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). (Red)

admin
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Arsip

RADIO9

Agenda