Walikota Surabaya Minta Ansor Tangkal Radikalisme

Walikota Surabaya Minta Ansor Tangkal Radikalisme

SURABAYA – Walikota Surabaya Tri Rismaharini mengajak Gerakan Pemuda (GP) Ansor Surabaya, ikut menangkal radikalisme dengan cara menjaga masjid atau mushala di Kota Pahlawan. Permintaan ini seiring adanya sejumlah terduga teroris yang ditangkap tim Densus 88 Mabes Polri beberapa waktu lalu, di Kecamatan Tegalsari Surabaya. Tidak hanya itu, di daerah lain ada juga kelompok tertentu,

Walikota Surabaya Tri Rismaharini berpose bersama dengan GP Ansor Surabaya usai acara.

Walikota Surabaya Tri Rismaharini berpose bersama dengan GP Ansor Surabaya usai acara.

SURABAYA – Walikota Surabaya Tri Rismaharini mengajak Gerakan Pemuda (GP) Ansor Surabaya, ikut menangkal radikalisme dengan cara menjaga masjid atau mushala di Kota Pahlawan. Permintaan ini seiring adanya sejumlah terduga teroris yang ditangkap tim Densus 88 Mabes Polri beberapa waktu lalu, di Kecamatan Tegalsari Surabaya.

Tidak hanya itu, di daerah lain ada juga kelompok tertentu, yang tidak memperbolehkan orang tuanya melihat jenazah anaknya sebelum dimakamkan. Kejadian itu, diketahui Risma saat dirinya melayat di tempat anak buahnya.

“Ternyata ada orang yang mengurus jenazah kemudian melarang orang tuanya melihat jenazah anaknya sendiri. Ini kan aneh,” kata Risma, saat memberikan sambutan di acara Rakercab 1 Ansor Surabaya, Minggu (11/2/2018).

Menurut dia, banyak upaya yang ingin memecah belah umat Islam dengan cara-cara seperti itu. “Percuma perjuangan para santri, syuhada yang bisa membuat Surabaya seperti sekarang, karena kita tidak bisa meneruskan perjuangan mereka,” katanya.

Untuk itu, Risma juga berpesan agar Ansor dan Banser di Surabaya jangan rendah diri dan siap menangkal segala bentuk radikalisme. “Ansor tolong ditangani soal masjid dan mushala agar tidak dimasuki kelompok radikal yang merasa paling benar. Padahal mereka tidak pernah berjuang,” kata Risma.

Menanggapi permintaan Walikota Surabaya Tri Rismaharini, Ketua PC GP Ansor Surabaya, Faridz Afif dengan tegas siap menghadang paham radikalisme masuk Surabaya. Gus Afif sapaan akrabnya, juga mencermati masuknya kelompok-kelompok radikal.

Salah satu adanya kasus yang dihadapi Ansor Surabaya dengan salah satu yang mengaku ustaz. “Kok ada ustaz ceramahnya memakai cara dengan menjelek-jelekkan orang lain,” kata Gus Afif.

Untuk itu, Gus Afif mengatakan Ansor Surabaya sudah berkomitmen untuk menjaga marwah kebangsaan, dan keutuhan NKRI. Selain Tri Rismaharini, turut hadir pada acara tersebut Ketua PCNU Kota Surabaya Dr H Muhibbin Zuhri. * wkc/sir

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *


Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/pwny4542/public_html/wp-includes/class-wp-comment-query.php on line 405

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Arsip

RADIO9