Syaikh Mutawalli Asy-Sya’rawi Raih Ilmu dari Sayid Balqaid Ajari

Syaikh Mutawalli Asy-Sya’rawi Raih Ilmu dari Sayid Balqaid Ajari

Kisah berikut merupakan bukti nyata, hubungan seorang yang guru dan murid terus terpelihara. Bahkan, bisa mengajari sang murid melalui mimpi.

KHAZANAH — Pakar Tafsir Al-Quran, Prof Muhammad Quraish Shihab mengaku, bila mengalami atau sedang menghadapi problematika dalam hal ilmu, selalu gurunya menemuinya dalam mimpi. Padahal, sang guru telah meninggal dunia. Demikian lazim dalam khazanah pesantren dan dunia tasawuf.

Kisah berikut merupakan bukti nyata, hubungan seorang yang guru dan murid terus terpelihara. Bahkan, bisa mengajari sang murid melalui mimpi.

Syaikh Mutawalli Asy-Sya’rawi Al-Husaini bercerita: telah lama beliau bermimpi belajar kepada seorang guru yang tidak dikenalnya. Namun, anehnya, meskipun belajar tersebut hanya dalam mimpi, tapi ilmunya benar-benar bisa difahami dalam dunia nyata.

Selama itu pula Syaikh Sya’rawi selalu mencari tahu siapa gerangan guru yang selalu hadir dalam mimpinya. Hingga akhirnya misteri ini terpecahkan pada tahun tahun 1963 M.

Saat itu Syaikh Mutawalli ditawari menjadi delegasi Al-Azhar untuk menghadiri perayaan kemerdekaan negara Aljazair, namun beliau menolak karena suatu hal.

Malam setelah beliau menolak tawaran tersebut, seperti biasa beliau belajar dalam mimpi kepada guru yang tidak dikenalnya. Namun pada malam itu sang guru berkata, “Mengapa engkau tidak mau bertemu denganku secara langsung?”
`
Akhirnya Syaikh Mutawalli menyadari bahwa guru dalam mimpinya tersebut bertempat tinggal di Aljazair, hanya belum diketahui siapa nama dan dimana lokasi persis rumahnya. Beliau akhirnya menerima tawaran Al-Azhar dan terbang ke Aljazair.

Di istana negara Aljazair dimana acara diadakan, tiba-tiba pandangan Syeikh Mutawalli tertuju kepada seorang ulama yang wajahnya tidak asing di mata beliau. Didorong rasa penasaran, beliau lalu menghampirinya.

Setelah dekat, betapa kagetnya beliau ketika mengetahui bahwa ulama tersebut adalah guru yang selalu mengajarinya dalam mimpi. Ia adalah Sayyid Muhammad Balqaid Al-Hibri.

Sayyid Balqaid lalu melemparkan senyum, merangkul dan mengucapkan selamat datang kepada Syeikh Mutawalli. Semenjak itu Syeikh Mutawalli belajar secara nyata kepada Sayyid Balqaid selama 7 tahun.

Al-Kabir As-Sayyid Muhammad Balqaid Al-Hibri adalah ulama Sufi keturunan Rasulullah Shollallahu ‘Alaihi Wasallam dari keluarga Al-Idrisi Al-Hasani yang merupakan pendiri Thariqah Hibriyah, cabang dari Syadziliyah. Di antara murid beliau di Indonesia adalah Al-Hafidz Al-Habib Seggaf bin Mahdi BSA (Parung, Bogor).
`
*) Sumber kisah dari Sayyid Idris bin Mustafa Al-Idrisi, Mursyid Thariqah Ahmadiyah Idrisiyah di Mesir.

admin
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Arsip

RADIO9

Agenda