Gelar Santri Culture Night Carnival, NU Jawa Timur Tampilkan 9 Penampilan Seni

Gelar Santri Culture Night Carnival, NU Jawa Timur Tampilkan 9 Penampilan Seni

Ada sembilan penampilan seni yang mewakili sejumlah daerah. Seperti tari gandrung Bayuwangi dengan modifikasi lebih Islami, kesenian Madura Uldaul, drumb band TNI AL dan Reog Ponorogo, ada Remo dari PCNU Jombang.

SURABAYA — Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur akan menyelenggarakan Santri Culture Night Carnival di komplek Kantor PWNU Jatim dan Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Minggu 27 Oktober 2019 malam.

Event ini diselenggarakan dalam rangkaian Hari Santri Nasional yang dipusatkan di Jawa Timur.

Wakil Ketua PWNU Jatim, KH Abdussalam Sokhib mengungkapkan, even ini akan dihadiri langsung oleh Wakil Presiden Terpilih, KH Ma’ruf Amin; Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa; serta Forkopimda Jawa Timur.

“Bupati dan wakil bupati dari NU se-Jawa Timur serta PCNU se-Jawa Timur akan kami undang,” ucap Gus Salam, sapaan akrab KH Abdussalam Sokhib, Minggu 13 Oktober 2019.

Gus Salam menjelaskan, Santri Culture Night Carnival adalah karnaval santri yang diselenggarakan malam hari dengan konsep modern, instagramable, kekinian, namun tanpa meninggalkan kultur dan nilai-nilai kepesantrenan.

Ada sembilan penampilan seni yang mewakili sejumlah daerah. Seperti tari gandrung Bayuwangi dengan modifikasi lebih Islami, kesenian Madura Uldaul, drumb band TNI AL dan Reog Ponorogo, ada Remo dari PCNU Jombang. Harapannya, dengan konsep kekinian yang memadukan budaya, nasionalis dan religi bisa memeriahkan hari santri nasional.

“Khusus untuk Uldadul nanti keluar start lagu Ole Olang lalu menyayikan lagu Papua saat sampai ke panggung penghormatan dan ketika finish menyanyikan lagu nasional,” ungkapnya.

Selain itu, Gus Salam menjelaskan, PCNU Banyuwangi yang akan menampilkan gandrung seblang subuh yang dimodifikasi hingga kultur santrinya tetap terjaga.

“Khusus untuk Musik Daul dari Sumenep, keluar start nyanyi Ole-Olang, lalu menyayikan lagu Papua saat sampai ke panggung penghormatan dan ketika finis menyanyikan lagu nasional,” lanjut Gus Salam.

Lebih jauh dijelaskan, dalam parade tersebut juga akan menampilkan barongsai serta drum band dari TNI AL yang akan membawakan lagu “Syubbanul Wathon.”

Di akhir acara akan diselenggarakan liwetan untuk 10 ribu pengunjung.

PWNU Jawa Timur sebenarnya sudah menggelar rangkaian hari santri nasional selama sebulan terakhir. Dimulai dari pengajian Gus Miftah Maulana Habiburahman di Gang Dolly Surabaya, Kamis 10 Oktober 2019.

Kemudian, Sabtu 12 Oktober 2019 di Kantor PWNU Jawa Timur menggelar pengajian Gus Bahauddin Nursalim.

“Hari santri kami adakan beberapa kegiatan yang nuansanya milenial. Hari ini pengajian Gus Baha’ karena kami tahu pengajian yang efektif di medsos memberi pengaruh sangat banyak. Gus Baha ini mampu memberikan konten yang sukses,” tandasnya. (Red)

admin
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Arsip

RADIO9