Upaya Selamat dari Wabah, di Masa Pandemi Covid-19

0
145
Bagikan Sekarang

TARIKH ISLAM — Informasi dari beberapa berita yang mengabarkan kota-kota yang selamat dari wabah virus Corona adalah 6 kabupaten di Provinsi Papua. Sebab di kawasan tersebut kebanyakan adalah pegunungan.

Di sinilah relevansinya perkataan Sahabat Amr bin Ash dalam menghentikan penularan wabah Thaun di Negeri Syam:

ﻓَﻠَﻤَّﺎ ﻣَﺎﺕَ اﺳْﺘُﺨْﻠِﻒَ ﻋَﻠَﻰ اﻟﻨَّﺎﺱِ ﻋَﻤْﺮُﻭ ﺑْﻦُ اﻟْﻌَﺎﺹِ، ﻓَﻘَﺎﻡَ ﻓِﻴﻨَﺎ ﺧَﻄِﻴﺒًﺎ ﻓَﻘَﺎﻝَ: ” ﺃَﻳُّﻬَﺎ اﻟﻨَّﺎﺱُ ﺇِﻥَّ ﻫَﺬَا اﻟْﻮَﺟَﻊَ ﺇِﺫَا ﻭَﻗَﻊَ ﻓَﺈِﻧَّﻤَﺎ ﻳَﺸْﺘَﻌِﻞُ اﺷﺘﻌﺎﻝ اﻟﻨَّﺎﺭِ، ﻓَﺘَﺠَﺒَّﻠُﻮا ﻣِﻨْﻪُ ﻓِﻲ اﻟْﺠِﺒَﺎﻝِ “.

Setelah Mu’adz wafat maka diganti oleh Amr bin Ash (sebagai Gubernur Syam). Ia kemudian berkhutbah: “Wahai manusia. Penyakit ini jika terjadi sama seperti berkobar-kobarnya api. Maka menjauhlah kalian ke gunung-gunung” (Musnad Ahmad)

Sudah hampir 1 tahun wabah ini belum menghilang juga. Dan sebenarnya kita tidak perlu mengasingkan diri ke pelosok-pelosok gunung. Tapi cukup dengan disiplin memakai masker, menjaga jarak dan selalu cuci tangan (seperti di gambar)

disiplin memakai masker, menjaga jarak dan selalu cuci tangan

Selain itu pegangan kita adalah doa. Seperti sabda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam:

ﻭاﻟﺪﻋﺎء ﻳﻨﻔﻊ ﻣﻤﺎ ﻧﺰﻝ ﻭﻣﻤﺎ ﻟﻢ ﻳﻨﺰﻝ ﻭﺇﻥ اﻟﺒﻼء ﻟﻴﻨﺰﻝ ﻓﻴﺘﻠﻘﺎﻩ اﻟﺪﻋﺎء ﻓﻳﻌﺘﻠﺠﺎﻥ ﺇﻟﻰ ﻳﻮﻡ اﻟﻘﻴﺎﻣﺔ (ﻛ) ﻋﻦ ﻋﺎﺋﺸﺔ.

Doa dapat berguna untuk musibah yang sudah terjadi atau belum terjadi. Sungguh musibah akan turun lalu disusul oleh doa, keduanya saling tarik menarik sampai kiamat (HR Al-Hakim dari Aisyah)

Demikian semoga bermanfaat.

oleh: Kiai Ma’ruf Khozin
(Direktur Aswaja NU Center Jawa Timur)

Leave a reply