• Jaga Ketenangan, PWNU JATIM Imbau Pengurus Koordinasi Dengan Polisi

    Jaga Ketenangan, PWNU JATIM Imbau Pengurus Koordinasi Dengan Polisi0

    Surabaya – PWNU Jawa Timur mengimbau warga Jatim, khususnya Nahdliyin, tetap tenang terkait akai bom di Surabaya. PWNU juga minta semua pihak mempercayakan semua proses penanganan terorisme pada Polri. Itu seauai dengan suara netizen Nahdliyin yang menyuarakan #KamiTidakTakutTeroris. Hal itu disampaikan Kiai Mutawakkil di Kantor PWNU saat mendampingi Sekjen PBNU H. Helmy Faishal Zaini sebelum

    READ MORE
  • DMI Kota Surabaya Sebut Teroris Musuh Bersama

    DMI Kota Surabaya Sebut Teroris Musuh Bersama0

    Serangan bom gereja di Surabaya betul-betul membuat prihatin semua pihak. Dewan Masjid Indonesia (DMI) kota Surabaya meminta semua elemen masyarakat bersatu padu melawan teror yang bisa mengoyak persatuan dan kesatuan bangsa. “Ini bukan soal agama. Sebab, tidak ada satu pun agama di bumi ini yang mengajarkan kekerasan. Apalagi dengan menggunakan cara bom bunuh diri. Terorisme

    READ MORE
  • PW IPPNU Jatim: Mengecam Keras Tindakan Teroris

    PW IPPNU Jatim: Mengecam Keras Tindakan Teroris0

    Surabaya- Nurul Hidayati selaku Ketua Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Putri Jawa Timur (PW IPPNU Jatim) menyayangkan adanya tindakan terorisme yang terjadi di tiga Gereja Surabaya yakni Diponegoro, Sawahan Arjuna dan Ngagel. Menurut Nurul kejadian tersebut sangat disayangkan dan terkutuk “Tindakan tersebut sangat disayangkan, dan kami IPPNU Jawa Timur mengecam keras atas kejadian tersebut”, Ucap Nurul.

    READ MORE
  • Khawatir untuk Gerakan Radikal, Bantuan Anak Yatim dari Saudi Dihentikan

    Khawatir untuk Gerakan Radikal, Bantuan Anak Yatim dari Saudi Dihentikan0

    Pasuruan — Sejak 2007, setidaknya ada Rp 100 hingga 180 miliar tiap tahun yang digelontorkan Saudi Arabia melalui Rabithah al ‘Alami al Islami yang dihimpun dari para muzakki untuk anak yatim. Dana ini akhirnya distop karena dikhawatirkan untuk menopang gerakan radikal dan teror. Penjelasan tersebut disampaikan Menteri Sosial (Mensos) RI, Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri

    READ MORE