PWNU Jawa Timur berikan Instruksi ke PCNU se-Jatim: Tunda Kegiatan Timbulkan Kerumunan

Surat instruksi ditandatangani oleh Rais Syuriyah PWNU Jatim KH Anwar Manshur, Katib Syuriyah KH Safruddin Syarif, Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar, dan Sekretaris Akhmad Muzakki.
0
45
Bagikan Sekarang

Surabaya – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur mengeluarkan instruksi kepada seluruh Pengurus Cabang NU, Majelis Wakil Cabang NU, Pengurus Ranting NU, dan pimpinan perangkat organisasi agar menunda segala rencana kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Hal itu diperlukan untuk memutus rantai penularan Covid-19 yang jumlah kasusnya meningkat signifikan.

Instruksi itu dikeluarkan berdasarkan surat PWNU Jatim bernomor PW/A-II/L/VI/2021    05 Dzulqo’dah 1442 tentang Instruksi Penanganan Lonjakan Kasus Covid-19 NU Jawa Timur tertanggal 16 Juni 2021. Surat ditujukan kepada seluruh jajaran pengurus di PCNU, MWCNU, ranting, dan pimpinan perangkat organisasi NU dari tingkat wilayah hingga ranting.

Surat instruksi ditandatangani oleh Rais Syuriyah PWNU Jatim KH Anwar Manshur, Katib Syuriyah KH Safruddin Syarif, Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar, dan Sekretaris Akhmad Muzakki.

Berikut ini isi surat instruksi PWNU Jatim tersebut:

Assalamu’alaikum Wr. Wb.,

Salam silaturrahim disampaikan, semoga kesuksesan senantiasa mengiringi setiap aktifitas yang kita lakukan, amin. 

Mempertimbangkan lonjakan kasus Covid-19 secara cukup signifikan di berbagai wilayah di Jawa Timur, bersama ini Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menginstruksikan kepada pengurus NU berserta pimpinan perangkat organisasi di semua tingkatan di Jawa Timur untuk:

1. Melakukan penangguhan dan atau penundaan untuk sementara waktu agenda kegiatan yang mengandung potensi kerumunan, seperti kaderisasi.

2. Mensosialisasikan kembali peningkatan kepatuhan terhadap protokol kesehatan kepada masyayaikh dan pengurus NU serta warga nahdliyyin pada umumnya.

3. Memperjuangkan percepatan vaksinasi bagi masyayikh, kyai, dan pengasuh pesantren, serta guru madrasah/sekolah di wilayah masing-masing melalui koordinasi dengan pemerintah daerah setempat. 

4. Melakukan gerakan batiniyah-spiritual guna semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT seraya memohon segera diangkatnya wabah korona dari wilayah ini khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Demikian surat instruksi ini dibuat untuk dilaksanakan sebaik-baiknya hingga situasi pandemi terkendali, dengan diiringi doa dan harapan semoga pandemi Covid-19 segera berakhir. Amin.  

Leave a reply