Pesantren Annuqayah Latee Gelar Peringatan Hari Lahir ke-97 NU Bersama Masyarakat

    Di samping itu, dalam sambutannya tersebut Kiai Hazmi memohon doa restu atas terpilihnya K. M. Ainul Yaqin, dewan pengasuh Annuqayah daerah Latee, dan K. Md. Widadi Rohim sebagai pasangan Rais dan Ketua MWC NU Guluk-Guluk.

    Guluk-Guluk, Pondok Pesantren Annuqayah daerah Latee Guluk-Guluk Sumenep menggelar peringatan Hari Lahir (Harlah) NU ke-97 (10/03) bertempat di musala Pondok Pesantren Annuqayah Latee. Peringatan ini merupakan kedua kalinya yang digelar oleh keluarga besar pondok pesantren yang diasuh oleh KH. Abd. A’la tersebut.

    Acara ini dibuka dengan pembacaan tahlil bersama yang dipimpin oleh KH. M. Syafi’ie Anshari, dewan masyayikh Annuqayah, dan dilanjutkan dengan sambutan oleh dewan pengasuh Annuqayah daerah Latee, K. Moh. Hazmi Basyir, mewakili KH. Abd. A’la yang berhalangan hadir. Dalam sambutannya tersebut Kiai Hazmi menyampaikan terima kasih kepada para Kiai, Lora, Pengurus MWC NU Guluk-Guluk dan seluruh undangan yang telah menghadiri acara tersebut. “Terimakasih kepada para donatur yang telah bersemangat membantu menyukseskan acara ini,” tambahnya.

    Di samping itu, dalam sambutannya tersebut Kiai Hazmi memohon doa restu atas terpilihnya K. M. Ainul Yaqin, dewan pengasuh Annuqayah daerah Latee, dan K. Md. Widadi Rohim sebagai pasangan Rais dan Ketua MWC NU Guluk-Guluk. “mohon dukungan moril dan materil atas pasangan pengurus MWC NU Guluk-Guluk yang baru terpilih.” Imbuh Kiai Hazmi.

    Peringatan hari lahir ini dihadiri oleh seluruh santri Annuqayah daerah Latee dan 158 undangan yang terdiri dari pengurus MWC, dewan guru Madrasah Diniyah Annuqayah Latee, dan masyarakat sekitar, serta sekitar 30 orang Kader Penggerak NU (KPNU) Guluk-Guluk. Wahyu Afifurahman selaku koordinator tim pelaksana acara mengatakan bahwa kebutuhan acara ini ditopang oleh uang i’anah bulanan KPNU Annuqayah Latee, Keluarga dhalem, Koin Peduli Umat, serta para donatur, sesuai tema yang diusung pada Harlah tahun ini, yaitu “Kemandirian NU untuk Kemaslahatan Umat”.

    Acara tersebut kemudian diisi dengan pembacaan istighotsah bersama yang dipimpin oleh K. Nailurridla dan diakhiri dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh K. Asy’ari. Keduanya merupakan mustasyar MWC NU Guluk-Guluk (Nuril Qamariz ZF)

    admin
    ADMINISTRATOR
    PROFILE

    Posts Carousel

    Leave a Comment

    Your email address will not be published. Required fields are marked with *

    Latest Posts

    Top Authors

    Most Commented

    Featured Videos

    Arsip

    RADIO9