Lailatul Qadar Malam 27 Ramadhan? Begini Ulasannya

    FIKIH RAMADHAN — Prof Hendro Wicaksono, aktivis PCI Nahdlatul Ulama Jerman mengatakan, sebagian masyarakat Muslim di Jerman yang bermadzab Hanafi melakukan itikaf dan shalat Tasbih pada malam 27 Ramadhan. Dalam sesi terakhir ngaji Fikih Ramadhan tersebut, juga menghadirkan Ustadz Ma’ruf Khozin, Ketua Aswaja NU Center Jawa Timur. Begini penjelasan Ustadz Ma’ruf Khozin, yang juga Pengasuh

    FIKIH RAMADHAN — Prof Hendro Wicaksono, aktivis PCI Nahdlatul Ulama Jerman mengatakan, sebagian masyarakat Muslim di Jerman yang bermadzab Hanafi melakukan itikaf dan shalat Tasbih pada malam 27 Ramadhan.

    Dalam sesi terakhir ngaji Fikih Ramadhan tersebut, juga menghadirkan Ustadz Ma’ruf Khozin, Ketua Aswaja NU Center Jawa Timur. Begini penjelasan Ustadz Ma’ruf Khozin, yang juga Pengasuh Pesantren Aswaja Sukolilo Surabaya:

    Memang ada beberapa riwayat dari para Sahabat bahwa malam Lailatul Qadar tidak berpindah dari hari-hari ganjil, yakni 27 Ramadhan saja:

    قال أُبيُّ بنُ كَعبٍ رضِيَ اللهُ عنه في لَيلةِ القَدْرِ: واللهِ، إنِّي لأَعلمُها، وأكثرُ عِلمي هي اللَّيلةُ التي أَمرَنا رسولُ اللهِ صلَّى الله عليه وسلَّمَ بقِيامِها، هي ليلةُ سَبعٍ وعِشرينَ

    Ubay bin Ka’b berkata tentang Lailatul Qadar: “Demi Allah saya mengetahui Lailatul Qadar. Pengetahuan saya yang terbanyak adalah malam saat Rasulullah shalallahu alaihi wasallam memerintahkan kepada kami agar melakukan ibadah di malam tersebut, yaitu 27 Ramadhan” (HR Muslim)

    Al-Hafidz Jalaluddin As-Suyuthi juga mencantumkan riwayat:

    ﻛَﺎﻥَ ﻋﻤﺮ ﻭَﺣُﺬَﻳْﻔَﺔ ﻭﻧﺎﺱ ﻣﻦ ﺃَﺻْﺤَﺎﺏ ﺭَﺳُﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳﻠﻢ ﻻَ ﻳَﺸﻜﻮﻥَ ﺃَﻧَّﻬَﺎ ﻟَﻴْﻠَﺔ ﺳﺒﻊ ﻭﻋﺸﺮﻳﻦ

    Umar, Hudzaifah dan segolongan Sahabat Rasulullah shalallahu alaihi wasallam tidak meragukan bahwa Lailatul Qadar adalah malam 27 Ramadhan (Tafsir Ad-Durr Al-Mantsur)

    Syekh Nawawi al-Bantani juga mencantumkan riwayat dari Ibnu Abbas dalam kitab Tafsirnya:

    فقال ابن عباس : أحب الإعداد إلى الله تعالى الوتر وأحب الوتر إليه السبعة

    Ibnu Abbas berkata bahwa bilangan yang dicintai oleh Allah adalah ganjil. Dan yang paling dicintai dari ganjil adalah 7 (27 Ramadhan)”

    Namun pendapat para ulama yang lain bahwa Lailatul Qadar adalah malam rahasia yang tidak diketahui kapan terjadinya berdasarkan beberapa riwayat hadis yang lain.(Red)

    admin
    ADMINISTRATOR
    PROFILE

    Posts Carousel

    Leave a Comment

    Your email address will not be published. Required fields are marked with *

    Latest Posts

    Top Authors

    Most Commented

    Featured Videos

    Event

    Arsip

    RADIO9