
????????????????????????????????????
Banyuwangi – Ketua PP Muslimat NU, Hj Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas menghadiri Nuzulul Quran. Kegiatan yang diselenggarakan Pengurus Cabang NU Kabupaten Banyuwangi tersebut dilaksanakan di Pondok Pesantren Ibnu Sina, Dusun Jalen, Desa Setail, Kecamatan Genteng, Ahad (11/6) sore.
Tampak hadir pula Rais Syuriah PCNU Banyuwangi, KH Hisyam Syafaat, Ketua Tanfidziyah KH Masykur Ali. Mereka berbaur dengan ratusan nahdliyin yang tergabung dalam kepengurusan NU dan badan otonom di setiap tingkatan kecamatan yang ada di kabupaten setempat.
KH Masykur Ali menyampaikan komitmen NU dalam mengawal Pancasila dan NKRI sudah sangat jelas. Sejarah telah telah membuktikan bahwa perjalanan bangsa ini tidak terlepas dari peran ulama NU.
“Mulai dari perjuangan kemerdekaan, perumusan dasar negara Pancasila sampai perjuangn mempertahankan kemerdekaan, para kiai kita selalu hadir terdepan,” tutur Pengasuh Pondok Pesantren Ibnu Sina ini seperti dilansir NU Online.
Komitmen dan ideologi perjuangan menegakkan NKRI ini, lanjutnya sudah tidak diragukan lagi. Mulai dari perjuangan walisongo, Pangeran Diponegoro, dan sejumlah kiai NU tetap berada di garda depan mengawal NKRI.
“Sebelum pemerintah menetapkan Juni sebagi pekan Pancasila, 1.160 kader PKP NU yang tersebar di seluruh pelosok Banyuwangi, terus berkomitmen NKRI harga mati, Pancasila jaya,” tambah Kiai Masykur
Ia juga menegaskan agar tidak ragu untuk berjuang di NU. Karena sanad perjuangan dan keilmuan ulamanya jelas.
“Sanad perjuangan NU itu jelas, dengan kita mondok di pesantren salafiyah, para kiai sanadnya juga lurus sampai ke Rasulullah, begitu juga yang belajar di Blokagung atau di manapun itu, yang pesantrennya berhaluan Ahlusunnah waljamaáh an Nahdliyah, pasti gurunya satu dan akan ketemu sanadnya sampai ke Rasulullah, SAW,” tegasnya.
Kemudian sambutan diakhiri dengan pekikan khas “Siapa kita? NU, NKRI? Harga mati, Pancasila ? Jaya, pekikan ini di ikuti oleh ratusan nahdliyin yang memadati halaman SMK Ibnu Sina, lokasi kegiatan. (s@if)