KH Marzuki Mustamar: Jaga Jati Diri NU di Lembaga Pendidikan

KH Marzuki Mustamar: Jaga Jati Diri NU di Lembaga Pendidikan

Karena itu dirinya memberikan restu atas semakin menggeliatnya pendidikan di lingkungan NU.

SURABAYA — Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar mengatakan, tantangan pendidikan yang dihadapi saat ini semakin berat. Karena semakin merebaknya aliran yang merusak ideologi anak bangsa. Peran semua pihak, utama Nahdlatul Ulama dibutuhkan demi menyelamatkan generasi muda.

“Para kepala sekolah dan LP Ma’arif NU se-Jawa Timur harus menjaga ideologi dan jati diri Nahdlatul Ulama. Pendidikan harus mampu mengawal generasi penerus NU yang berkualitas dan berani melawan ideologi yang merusak bangsa ini,” kata Kiai Marzuki Mustamar.

Pengasuh Pesantren Sabilurrosyad Malang ini, mengungkapkan hal itu, pada kegiatan silaturahim antara Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dengan jajaran ulama dan keluarga besar Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama Jawa Timur, Jumat 7 Februari 2020.

Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur tersebut. Karena itu dirinya memberikan restu atas semakin menggeliatnya pendidikan di lingkungan NU. Kegiatan yang dipusatkan di aula lantai 3 Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim, jalan Masjid al-Akbar Timur 9 Surabaya tersebut dihadiri banyak kalangan.

Dari jajaran syuriyah tampak KH Anwar Iskandar, KH Agoes Ali Masyhuri, Akh Muzakki selaku sekretaris dan forum rektor perguruan tinggi NU serta kepala SMK, SMA dan MA se-Jawa Timur.

Ketua PW LP Ma’arif NU Jawa Timur, Noor Shodiq Askandar menyatakan, kegiatan silaturrahim ini dilakukan dalam rangka peningkatan kerja sama.

“Yakni kerja sama antara PW LP Ma’arif NU Jawa Timur dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui dinas pendidikan terutama program strategis dalam rangka mutu sumber daya manusia dan tata pengelolaan lembaga pendidikan,” katanya.
Sedangkan Masykuri selaku Ketua Forum Rektor Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama yang juga dewan pembina PW LP Ma’arif NU Jawa Timur menyampaikan siap untuk membantu program strategis LP Maarif NU.

“Saat ini telah dibentuk Konsorsium Lembaga Penyelenggara Diklat atau LPD yang beranggotakan 7 kampus NU untuk mengawal kompetensi kepala sekolah mulai tingkat TK, SD, SMP, SMA dan SMK,” tegasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Wahid Wahyudi sangat berharap kepada keluarga besar LP Ma’arif NU untuk mendukung program kerja Pemprov Jatim terutama peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) melalui pendidikan. (Red)

admin
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Arsip

RADIO9