DINUN, Program Milenial ISNU Jatim Diluncurkan

DINUN, Program Milenial ISNU Jatim Diluncurkan

hPROBOLINGGO — Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jawa Timur menyelenggarakan seminar nasional dan peluncuran Dai intelektual NU Networking atau DINUN. Acara yang digelar dalam rangka halal bi Halal itu dilaksanakan di aula MAN Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo, Jumat 5 Juli 2019 siang. Seminar dengan tema Islam Wasthiyah, Pancasila dan Ekonomi Syariah akan

hPROBOLINGGO — Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jawa Timur menyelenggarakan seminar nasional dan peluncuran Dai intelektual NU Networking atau DINUN.

Acara yang digelar dalam rangka halal bi Halal itu dilaksanakan di aula MAN Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo, Jumat 5 Juli 2019 siang.
Seminar dengan tema Islam Wasthiyah, Pancasila dan Ekonomi Syariah akan menghadirkan mantan Ketua Mahkamah Konsititusi (MK) Mahfud MD, KH Abdul Hamid Wahid selaku Rektor Universitas Nurul Jadid (Unuja), H M Mas’ud Said yang juga Ketua PW ISNU Jatim dan Ahmad Thohe sebagai Ketua Dinun.

“Acara ini dikemas bersamaan dengan acara halal bi halan ISNU Jatim dan sekaligus pelantikan Cabang Khusus PC ISNU Pondok Pesantren Nurul Jadid,” ujar Dian Farica salah satu panitia penyelenggara, dikutip ngopibareng.id, Jumat 5 Juli 2019.

Awalnya, Gubernur Jawa Timur Hj Khofifah Indar Parawansa akan hadir, serta ikut mengisi acara. Namun hal tersebut tidak jadi karena yang bersangkutan ada kegiatan yang bersamaan di Surabaya.

“Sebenarnya gubernur sangat ingin sekali datang ke acara ini.Namun beliau minta maaf tidak bisa hadir karena ada acara di Surabaya,” ungkap Mas’ud Said, Ketua PW ISNU Jatim.

Disinggung terkait pelantikan PC ISNU Istimewa Pondok Pesantren Nurul Jadid karena kondisi pesantren yang sangat memungkinkan untuk pengembangan perjuangan ISNU. “Apalagi di Pesantren Nurul Jadid juga ada perguruan tingginya,” ungkap Mas’ud.

Sebagai perbandingan, di Malang ISNU juga mendirikan PAC khusus di tiga perguruan tinggi yakniUnibraw, UIN dan Universitas Negeri Malang. “Memang ini belum diatur dalam Aturan Dasar dan Aturan Rumah Tangga ISNU. Namun demi perkembangan organisasi ini ke depan maka kita dirikan,” terangnya.

Menurutnya, nanti dalam forum nasional ISNU akan dibuatkan payung hukumnya. “Ini usulan dari Jatim, dan organisasi harus fleksibel serta menyesuaikan dengan realita yang ada,” tandasnya.

Dalam pandangan Mas’ud, agar keberadaan organisasi kian menyapa para sarjana dari berbagai perguruan tinggi, maka dinamika yang terjadi di Jatim bisa dijadikan pertimbangan. (Red)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Arsip

RADIO9