Bertepatan Hari Santri 2020, Pembukaan Muktamar NU di Lampung

Bertepatan Hari Santri 2020, Pembukaan Muktamar NU di Lampung

Pada rapat tersebut juga memutuskan Katib ‘Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya sebagai Ketua Steering Committee (SC) dan Ketua PBNU H Robikin Emhas sebagai Ketua Organizing Committee (OC) untuk forum tertinggi di NU tersebut.

JAKARTA — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menetapkan Muktamar NU ke-34 dilaksanakan pada 22 sampai 27 Oktober 2020 di Lampung. Acara pembukannya, bertepatan dengan Hari Santri 2020.

Penetapan tersebut setelah diadakan rapat gabungan Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU pada Senin 4 November 2019 di lantai 8 Gedung PBNU, Jakarta Pusat.

“Muktamar tanggal 22 sampai 27 Oktober 2020,” kata Ketua PBNU H Robikin Emhas, Selasa 5 November 2019.

Robikin mengatakan, rapat yang berlangsung sore hari itu berjalan lancar dan seluruh keputusan diambil secara musyawarah mufakat. Semua peserta rapat menyampaikan masukannya secara silih berganti.
“Semuanya lancar. Semua proses pengambilan keputusan berlangsung secara musyawarah mufakat. Tidak ada yang voting,” katanya.

Ia menjelaskan, penetapan muktamar yang jatuh pada Oktober tersebut dikarenakan pada Agustus 2020 merupakan bulan haji.

Sementara pada September 2020 terdapat hajatan nasional berupa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di 270 daerah.

“Maka rapat memutuskan Muktamar NU ke-34 akan dimulai tanggal 22 Oktober bersamaan dengan Hari Santri 2020,” ucapnya.

Pada rapat tersebut juga memutuskan Katib ‘Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya sebagai Ketua Steering Committee (SC) dan Ketua PBNU H Robikin Emhas sebagai Ketua Organizing Committee (OC) untuk forum tertinggi di NU tersebut.
Sementara untuk tema muktamar Robikin menyatakan akan dibahas lebih lanjut pada rapat berikutnya. Hal lain yang mengemuka dalam rapat adalah mengenai pembiayaan muktamar. Rapat berharap, seluruh warga NU di mana pun berada agar turut berpartisipasi untuk mensukseskan jalannya muktamar melalui program ‘Koin untuk Muktamar’.

“Muktamar NU itu dari NU, oleh NU, dan untuk NU. Pembiayaan pelaksanaan muktamar diharapkan berasal dari ‘Koin untuk Muktamar’. Jadi, semua warga NU di seluruh penjuru dunia diharapkan bergotong royong mensukseskannya,” harapnya.
Selain menetapkan tanggal muktamar, rapat tersebut juga menetapkan pelaksanaan Munas Alim Ulama dan Konbes NU sebelum muktamar, yang akan diselenggarakan di Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, Jawa Tengah pada 18 sampai 19 Maret 2020.

Adapun yang menjadi Ketua Steering Committee (SC) ialah KH Ahmad Ishomuddin, Ketua Organizing Committee (OC) Juri Ardiantoro, dan Sekretaris OC M Imdadun Rahmat. (Red)

admin
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Arsip

RADIO9