Home / Terkini / KH Kholil As’ad: Ulama dan Umara tak Bisa Dipisah

KH Kholil As’ad: Ulama dan Umara tak Bisa Dipisah

Jember — KHR Kholil As’ad, Pengasuh Pondok Pesantren Wali Songo Situbondo, mengingatkan, ulama dan umara tidak bisa dipisah. Kiai Kholil mengibaratkan, ulama adalah antena bagi masyarakat.

Menurut Kiai Kholil, kehadiran ulama dalam politik adalah demi memberi arahan antara yang baik dan benar. “Agar manusia tahu, mana yang baik dan benar,” kata ulama kharismatik tersebut saat acara Istighotsah Kubro di Jember, Ahad (15/4). Pada kesempatan tersebut, sejumlah kiai berpengaruh di Jawa Timur hadir, dalam menyambut digelarnya Pemilihan Gubernur Jatim agar berlangsung aman.

Menurut kiai putra KH As’ad Syamsul Arifin (almaghfurlah) ini, H Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di antara kader NU yang mempunyai sambungan darah dengan KH Bisri Syansuri.

Dikatakan, Gus Ipul-Puti Guntur adalah hasil istikharah para kiai. “Gus Ipul adalah Gubernur Jawa Timur yang amanah. Jadi. para santri, warga NU, Muslimat, Fatayat, Ansor harus bersatu mendukung,” kata Kiai Kholil.

Sementara itu, Wakil Rais Syuriah PWNU Jatim KH Anwar Iskandar menjelaskan, Gus Ipul adalah cicit (alm) KH Bisri Syansuri, salah seorang pendiri NU, ulama besar, mantan Rais Am PBNU. Gus Ipul adalah santri, mantan Ketua Umum GP Ansor, dan sekarang Ketua PBNU.
Sedangkan Puti Guntur Soekarno adalah puteri Guntur Soekarno. Ia cucu Proklamator Kemerdekaan dan Presiden pertama, Bung Karno. Puti politisi PDI Perjuangan, mantan anggota DPR RI. “Pada diri Gus Ipul-Mbak Puti, kita melihat Mbah Bisri Syansuri dan Bung Karno,” kata Kiai Anwar.

Karena itu, kata dia, tugas para santri dan kaum Nahdliyin pada umumnya adalah menjalankan perintah para kiai, yakni memenangkan Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno dalam Pilkada Jawa Timur, 27 Juni 2018. “Beritahukan pada semua warga masyarakat. Ajaklah memilih Gus Ipul-Mbak Puti, nomor 2,” kata Kiai Anwar.

Kegiatan ini dikemas dalam “Ngaji Bareng: 313 Khataman Qur’an dan Istighotsah Kubro”. Dihadiri 99 Masayikh dan ibu nyai se-Jawa Timur. Tema kegiatan: “Mengetuk Pintu Langit.” Di antara para ulama sepuh yang hadir KHR Kholil As’ad dari Situbondo, KH Anwar Iskandar dari Kediri, KH Miftachul Akhyar dari Kota Surabaya, KH Nawawi Abdul Jalil dari Sidogiri Pasuruan, KH Moh. Hasan Mutawakil Allalah dari Genggong Probolinggo dan KH Idris Hamid dari Pasuruan. (Red)

About saiful

Check Also

IMG-20180606-WA0014

BERPUASA, MEMBUAT OTAK KITA SEHAT

BERPUASA, MEMBUAT OTAK KITA SEHAT Oleh : Hidayatullah *) Sudah banyak tulisan atau diskusi yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *