Home / Fikrah (page 3)

Fikrah

KH Adlan Ali bersama

Rejeki Kita, Tentukan Tajamnya Mata Batin

Oleh: Rijal Mumazziq Zionis* Saya pernah mengantar (almarhum) guru keliling pakai sepeda motor Honda Supra-X yang knalpotnya blong memekakkan telinga. Alhamdulillah, beliau enjoy saja. Hingga setelah mengisi bensin di SPBU, beliau nggak mau naik. “Kok bensinmu bau amis, Jal?” tanya beliau. “Wah, lha kok bisa bensin bau amis, Pak?” “Sebentar, …

Read More »
Ketua PC GP Ansor Sidoarjo

Puasa Kita dan Persekusi

Oleh: Rizza Ali Faizin (Ketua PC GP Ansor Sidoarjo) Godaan terberat umat manusia dalam hidup adalah merasa “lebih” dari manusia yang lain. Lebih unggul, pintar, terhormat, alim, dan lebih benar sendiri merupakan penyakit yang dalam sejarah kemanusiaan hanya menyisakan kesengsaraan dan kehancuran peradaban. Peristiwa penganiayaan, intimidasi, pencemaran nama baik, gosip …

Read More »
sultan fathoni2

Tiket ke Surga

Oleh: HM Sulton Fatoni Taraweh usai. Kiai Daman rebahan di atas sajadahnya. Sedangkan para santri bergegas menuju teras masjid untuk menyelenggarakan darusan. Namun tak lama kemudian seorang santri tergopoh-gopoh mendekati sang kiai. “Maaf kiai, ada seorang perempuan yang memaksa ingin bertemu. Padahal sudah saya sampaikan bahwa panjenengan sedang istirahat karena …

Read More »
A Hamid

Menjadi Indonesia dengan Pancasila

Oleh: Abdulloh Hamid* Tahun 1900 tiga prasyarat bagi bangkitnya pergerakan kebangsaan Indonesia telah terpenuhi; yaitu: kesatuan ekonomi, kesatuan administrasi politik (pemerintahan) dan kesatuan budaya. Walaupun seluruhnya sudah terpenuhi, namun kebangsaan tidaklah bangkit dengan sendirinya, akan tetapi dibutuhkan momentum dan alat pemersatu yang tepat sebagai dasar negara. Sehingga momentum menyerahnya Jepang …

Read More »
kiai sahal m

Fiqh Sebagai Etika Sosial, Bukan Sebagai Hukum Negara

KH Husein Muhammad Kiai Haji Muhammad Ahmad Sahal Mahfuzh (1937-2014) adalah satu di antara sosok ulama (alim) terkemuka Indonesia zaman ini yang memberikan apresiasi tinggi dan respon positif terhadap gagasan fiqh kontekstual. Bahkan boleh jadi beliau adalah pelopor, di samping Gus Dur, untuk hal ini. Kiai Sahal seperti sangat gelisah …

Read More »