Home / Kalam / Bagi Seorang Muslim Tak Ada Alasan untuk Tak Bersedekah

Bagi Seorang Muslim Tak Ada Alasan untuk Tak Bersedekah

Oleh: Ustadz Ilham Zubair Nawawie

Shadaqah atau yang lebih familiar dengan istilah sedekah, merupakan salah satu bentuk taqarrub kepada Allah. Juga termasuk ajaran yang sangat dianjurkan didalam agama kita

“Persepsi yang berkembang di masyarakat umum terkait sedekah ini, adalah mendermakan harta guna mencari ridha Allah swt. Sehingga seseorang yang tidak berkemampuan akan hal tersebut seolah-olah tidak berkesempatan untuk bersedekah.

Lantas apakah persepsi semacam ini salah? Jawabannya tidak, namun kurang tepat. Untuk lebih jelasnya guna menghasilkan jawaban yang valid terkait sedekah tersebut, mari kita menilik dawuh Kanjeng Rasul saw:

على كل مسلم صدقة. قال: ارئيت ان لم يجد؟ قال: يعمل يبده فينفع نفسه ويتصدق. قال:ارئيت ان لم يستطع؟ قال: يعين ذاالحاجةالملهوف. قال ارئيت ان لم يستطع؟ قال : يأمربالمعروف اوالخير. قال : ارئيت ان لم يفعل؟ قال يمسك عن الشرّ فإنهاصدقة (متفق عليه)

“Setiap muslim wajib bersedekah. Tanya seorang sahabat, bagaimana jika dia tidak punya apa-apa? Jawab beliau: Hendaklah dia berbuat dengan tangannya, sehingga hasilnya bisa dimanfaatkan untuk dirinya dan dapat disedekahkan. Tanya orang itu (lagi), Bagaimana jika dia tidak mampu berbuat seperti itu? Jawab beliau: Hendaklah dia membantu orang yang sangat memerlukan bantuan. Tanya orang itu (lebih lanjut), Bagaimana jika dia tidak bisa memberi bantuan? Jawab belaiu: Hendaklah dia menyuruh orang lain berbuat kebaikan. Ia bertanya (lagi), Bagaimana jika dia tidak mampu berbuat seperti itu? Jawab beliau: Hendaklah dia memcegah dirinya dari perbuatan keji. Karena mencegah diri dari perbuatan keji termasuk sedekah”. (HR. Bukhari Muslim)

Subhanallah, betapa luas penjelasan Kanjeng Rasul terkait masalah sedekah. Namun yang sangat kita sayang di era modern ini, banyak diantara kita yang tidak mampu mengimplementasikan satu pun perbuatan yang oleh Kanjeng Rasul dimasukkan dalam kategori sedekah.

Lebih ironisnya lagi, justru terkadang kita malah melakukan hal kontradiktif dari dawuh Kanjeng Rasul tersebut, seperti menebar kebencian, memfitnah, menyebar berita hoax dan lain sebagainya

Padahal yang dikatakan seorang muslim sejati menurut dawuh Kanjeng Rasul adalah:

المسلم من سلم المسلمون من لسانه ويده (متفق عليه)

“Seorang Muslim sejati adalah, orang muslim lainnya terhindar dari gangguan lidah dan tangannya” ( HR. Bukhari Muslim )

Termasuk kategori gangguan tangan adalah, menyebarkan berita hoax, mencaci maki, menfitnah, mengadu domba dan menebar kebencian lewat medsos. Wallahu a’lam bisshawab.

اللهم اعناعلى ذكرك وشكرك وحسن عبادتك
اللهم صل على سيدنامحمد

(red)

*) *“Ustadz Ilham Zubair Nawawi”*, aktivis dakwah, tinggal di Wiyung Surabaya.

About Muhammad yordanis salam

Nahdliyin Supporter

Check Also

Kh ilham zubair nawawi

Hati, Tolok Ukur Baik dan Buruk Seseorang

Oleh: Ustadz Ilham Zubair Nawawi Al-Qalbu atau yang lebih kita kenal dengan istilah hati, merupakan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *